Pemerintah Sumatera Selatan bakal menutup Jembatan Ampera buat pengamatan fenomena alam Gerhana Matahari Keseluruhan (GMT) 2016 di Jembatan Musi, 9 Maret akan datang.
Pasalnya, terhadap ketika Gerhana Matahari Keseluruhan akan datang, beragam program pariwisata dapat dilakukan di Jembatan Ampera.
"Pengamatan Gerhana Matahari Keseluruhan dapat dipusatkan di Kota Palembang. Persis lihatnya di Jembatan Musi. Kita dapat tutup sewaktu 12 jam," kata Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin dalam Pertemuan Pers Gerhana Matahari Keseluruhan di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Senin (25/1/2016).
Dia menyampaikan warga Sumatera Selatan dapat diajak melihat Gerhana Matahari Keseluruhan di Jembatan Ampera yg dapat dimulai terhadap pukul 07.20 WIB. Diawal Mulanya, menurut Alex, program dapat diawali bersama sarapan dgn di Jembatan Musi.
"Kita menyaksikan Gerhana Matahari Keseluruhan tatkala 1 menit 59 detik tetapi prosesnya lama dapat mencapai dua jam," jelas Alex.
Sumatera Selatan ialah salah satu propinsi dari 12 propinsi di Indonesia yg dilintasi oleh Gerhana Matahari Keseluruhan. Adapun 11 propinsi lain yg dilintasi merupakan Bengkulu, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, & Maluku Utara.
Kementerian Pariwisata menargetkan 5 juta wisatawan nusantara & 100.000 wisatawan mancanegara utk menikmati GMT 2016 di Indonesia, 9 Maret 2016. Seputar lebih dari 100 event digelar buat meramaikan fenomena alam Gerhana Matahari Keseluruhan terhadap 9 Maret 2016
Sumber : palembang.tribunnews.com

0 comments:
Post a Comment