Insiden pada kapal pengawas Hiu 11 punya Kementerian Kelautan serta Perikanan dengan kapal coast guard Cina di perairan Natuna sekian waktu lalu bukanlah hanya permasalahan ilegal fishing. Natuna jadi incaran lantaran sumber daya alamnya yang melimpah, terutama minyak serta gasnya.
“Konflik Natuna yaitu masalah perebutan sumber daya alam. Terkecuali minyak bumi, lokasi itu menaruh cadangan gas alam paling besar didunia. Banyak pakar mengklaim Natuna yaitu surga daya paling besar didunia yang bernilai ekonomi tinggi, ” kata Heri Gunawan, ketua DPP Partai Gerindra, Minggu (27/3/2016).
Dari data yang ia dapatkan, di Blok Natuna D-Alpha tersimpan cadangan gas dengan volume 222 triliun kaki kubik (TCF). Cadangan itu akan tidak habis sampai 30 th. ke depan.
Sesaat potensi gas yang recoverable di Kepulauan Natuna sebesar 46 TCF atau setara 8. 383 miliar barel minyak. Apabila dikombinasi dengan dengan minyak bumi, ada sekitaran 500 juta barel cadangan daya cuma di blok itu.
“Jika diuangkan, kekayaan gas Natuna meraih Rp 6. 000 triliun. Nilai itu sama juga dengan tiga kali lipat APBN sekarang ini, ” bahas politikus asal Jawa Barat itu.
Karena itu ia menyatakan, aksi coast guard Cina di Natuna bukan sekedar berbuat tidak etis kedaulatan Indonesia. Sebab, tindakan coast guard Cina yang membuat perlindungan nelayan pencuri ikan mungkin saja adalah sisi dari usaha systematis Negeri Panda itu untuk mencaplok Natuna lantaran motif penguasaan SDA.
“Rasanya Cina selalu ngotot mencaplok Natuna, lantaran mereka ketahui bakal untung besar dari pendapatan gas. Tengah kita buntung, ” tutur anggota Komisi XI DPR itu. (fat/jpnn)
Summer : http://www.kabarterupdate.com/
“Konflik Natuna yaitu masalah perebutan sumber daya alam. Terkecuali minyak bumi, lokasi itu menaruh cadangan gas alam paling besar didunia. Banyak pakar mengklaim Natuna yaitu surga daya paling besar didunia yang bernilai ekonomi tinggi, ” kata Heri Gunawan, ketua DPP Partai Gerindra, Minggu (27/3/2016).
Dari data yang ia dapatkan, di Blok Natuna D-Alpha tersimpan cadangan gas dengan volume 222 triliun kaki kubik (TCF). Cadangan itu akan tidak habis sampai 30 th. ke depan.
Sesaat potensi gas yang recoverable di Kepulauan Natuna sebesar 46 TCF atau setara 8. 383 miliar barel minyak. Apabila dikombinasi dengan dengan minyak bumi, ada sekitaran 500 juta barel cadangan daya cuma di blok itu.
“Jika diuangkan, kekayaan gas Natuna meraih Rp 6. 000 triliun. Nilai itu sama juga dengan tiga kali lipat APBN sekarang ini, ” bahas politikus asal Jawa Barat itu.
Karena itu ia menyatakan, aksi coast guard Cina di Natuna bukan sekedar berbuat tidak etis kedaulatan Indonesia. Sebab, tindakan coast guard Cina yang membuat perlindungan nelayan pencuri ikan mungkin saja adalah sisi dari usaha systematis Negeri Panda itu untuk mencaplok Natuna lantaran motif penguasaan SDA.
“Rasanya Cina selalu ngotot mencaplok Natuna, lantaran mereka ketahui bakal untung besar dari pendapatan gas. Tengah kita buntung, ” tutur anggota Komisi XI DPR itu. (fat/jpnn)
Summer : http://www.kabarterupdate.com/

0 comments:
Post a Comment